Engkau telah mengulurkan tangan
menenangkan saat gelisah
Engkau tak takluk dengan keegoisanku
karena kebaikanmu aku tetap bertahan
Sahabat sejati tak pernah semurna
terkadang berselisih itu ada wajarnya
karena kita yang tidak sempurna
I love you just the way you are
Saya cinta kamu apa adanya
Bertekad bekerja dengan sendiri tanpa berharap pada orang lain
Menurut sosiolog termashur Ibnu Khaldun yang intinya menyebutkan bahwa orang yang dekat dengan kekuasaan akan lebih mudah mencari kekayaan. Kita tidak memungkiri dengan adanya teman atau saudara yang menjabat di suatu instasi atau perusahaan maka akan lebih mudah mendapat posisi yang baik. Saya memperhatikan sebuah keluarga besar dimana seluruh anggotanya bekerja di erusahaan atau di instasi pemerintahan. Saya melihat mereka saling “membantu” untuk memasukkan ke dalam perusahaan atau kantor pemerintahan.
Di satu sisi, teman juga merupakan salah satu asset yang sangat berharga karena teman juga bisa dapat mengangkat kita menjadi rekanannya. Ada beberapa menteri yang mengangkat orang dekatnya atau temannya.
Saya juga mempunyai seorang dosen yang juga calon bupati. Emang seh salah kalau saya ngarep jadi asisten si Bupati. Tahu-tahunya ia gak jadi jadi saya sedih juga karena tidak mendapat ekerjaan yang kelihatannya bergengsi sebagai asisten Bupati.
Menurut saya, sekarang gak usahlah lagi berharap dengan seperti itu. Kalau suatu hari ia jadi Bupati, syukur jika kita jadi asistennya. Apa yang kita bisa kerjakan hari ini kerjakan dan jangan menunggu besok.
Bibir yang tak dapat terkatup
Bibir tak dapat terkatup
akibat hati yang telah sakit
seolah bibir berbusa akan mengobati hati
padahal semakin dalam sembilu menusuk
siapa di dunia ini yang bebas dari salah
Apakah sang pemilik bibir yang tidak berdosa
Tentu si kuping akan sakit jika bibir lain berkata pedas
Sudahlah engkau berhenti sambil merenungi dosa-dosamu sendiri
Saya seneng ngeblog
Saya senang ngbelog untuk menuliskan apa saja namun kini dagdigdug seringkali lambat hingga saya sulit untuk posting bagi penggemar setia pepesan kosong anda dapat membaca tulisan saya di catatan sore. Thanks kepada para pembaca setia
Kontroversi Gedung DPR
Seakan tidak pernah berhenti kontroversi di negeri yang katanya makmur ini. Kini kontroversi menyangkut masalah pembangunan gedung DPR yang menelan biaya sekitar 1,3 Trilyun Rupiah sedang setiap ruangan bernilai sekitar 800 juta.
Kalau dibandingkan uang tersebut akan setara dengan 26.000 lokal sekolah yang berharga 50 juta rupiah atau sekitar 13.000 perumahan sederhana untuk rumah sederhana yang berharga berkisar 100 juta.
Alasan anggota DPR yang pro pembangunan menjelaskan bahwa mereka bukan tidak pro-rakyat karena seluruh anggaran sudah dibagikan oleh negara.
Bekerja meski dicurangi
Di dunia ini memang tempatnya bermacam orang termasuk orang yang curang dan adil. Kadang mereka menyerobot harta atau karya kita dengan tidak hak. Mereka memplagiat karya-karya kita untuk keuntungan sesaat saja.
Banyak juga penulis buku yang sedih karena mereka tidak mendapat royalti atau kadang mereka mendapat royalti yang tidak sesuai dengan jumlah cetakan buku karena para pencetak tidak memberitahukan jumlah cetakan yang benar.
Memang jalan untuk mendapatkan adalah somasi lalu kemudian menempuh jalan hukum. Sayangnya jalan hukum berliku dan menyita pekerjaan dan waktu kita. Kita tentu tidak mau jika kita menuntut akan membuat kita gila, atau kita berhenti berkarya. Memang tidak dipungkiri kita masih berharap temuan atau tulisan kita mendatangkan banyak royalty akan memberikan kita kruntungan. Namun semakin berharap kita menjadi semakin pesimis tanpa kita harus berbuat sesuatu untuk perbaikan kedepan. Yang penting kita harus maju dan berharap bahwa karya yang sekarang akan lebih baik daripada karya yang lalu. Jangan lupa juga untuk melakukan strategi yang baru.
Customer Service tawarkan tabungan haji
Pertama saya tidak tertarik terhadap tabungan haji yang ditawarkan oleh seorang customer service suatu bank syariah di ibukota. “Apakah Bapak berminat tabungan haji?”. Saya dengan sigap menjawab, “Saya belu mikir”. Tapi si cs mau saja menerangkan tentang tabungan haji dengan uang 25 juta kita bisa dapat berangkat haji.
Wah saya pikir enak juga. Kita bisa menggunakan jalan tol ini untuk mendaftar haji.
Saya jadi tertarik dengan pembicaraan ini dan menanyakan bimbingan haji yang dapat saya masuki. Sang CS juga memberitahu bahwa nasabah mereka juga dapat menyelenggarakan bimbingan haji.
Saya jadi tersadar bahwa omongan si CS bukan tidak berarti. Ia tetap mempromosikan tentag produk tersebut meski ia tahu saya belum kepikiran untuk naik haji. Ia ingin menyampaikan pesan kepada orang dekat saya dengan perantaraan saya.
Kita seringkali sebagai pedagang sangat malas sekali untuk menawarkan produk atau jasa kita terutama pada orang yang sudah mempunyai gerak-gerik tidak akan membeli. Padahal bisa saja ia tidak beli hari ini, maka ia akan beli suatu saat. Bisa jadi juga ia mempromosikan barang tersebut kepada orang yang dikenalnya baik saudara atau sahabatnya. Jadi tanpa sadar kita menginvestasikan pekerjaan kita dan suatu saat akan dipanen jika sudah masak. Untuk itu kita harus keep trying.
Ashobiyah membela yang benar
Ashobiyyah adalah sifat kesukuan yang selalu ada pada setiap suku di bumi ini. Seringkali sifat kesukuan memecah belah persatuan akibat kefanatikan sesuatu suku. Satu suku merasa lebih hebat daripada suku yang lain sehingga timbul adanya konflik.
Beberapa negara mencoba untuk menghilangkan sifat ashobiyyah tersebut. Mereka mencoba melebur berbagai suku bangsa dalam suatu nasionalis.
Kalau pendapat saya suatu suku tidak boleh disamakan dengan suku lainnya. Saya lebih suka untuk membiarkan masyarakat dengan ashobiyahnya beserta tetua-tetua suku mereka. Terbukti tetua-tetua suku yang menjadi pemimpin informal dapat mengontrol kekuasaan pemerintahan suatu negara seperti yang terjadi di Libya. Para tetua-tetua suku berkumpul untuk menjatuhkan Khadafi yang sudah berkuasa lebih dari empat dekade.
Indonesia Bangsa Yang Hebat
Di tengah kertepurukan Indonesia akibat salah urus yang sudah ada sejak zaman kemerdekaan, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling terpuruk di antara negara Asia Tenggara, apalagi kalau dibandingkan di dunia. Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Kalau Saudi cuma minyak yang ada di dalam tanah tapi Indonesia punya minyak yang ada di atas tanah yakni minyak sawit.
Kini Indonesia dicap sebagai rajanya korup karena apa saja bisa disuap dan lancar. Dari urusan buku sekolah hingga perkara pengadilan. Semua bisa diatur kalau ada uang. Bangsa ini kental sekali dengan korupsi dan reformasi tidak mampu mengatasi korupsi. Sudah empat presiden berlalu sejak reformasi namun sama sekali tidak menghasilkan pemerintahan yang terbebas dair korupsi. Praktik korupsi masih ada hingga kini dan susah untuk dikendalikan.
Tidak ada yang meragukan jika Indonesia adalah negara yang terpuruk. Namun kita harus bangga terhadap bangsa ini. Indonesia memperoleh kemerdekaan ini dengan perjuangan peluh dan darah. Kita sejajar dengan bangsa Amerika Serikat yang menggunakan senjata untuk mengusir penjajahan. Kita seperti bangsa Palestina dengan semangat yang membara menyongsong pasukan sekutu yang ingin mempertahankan penjajahan di tanah air.
Hanya saja kita seperti kehilangan semangat seperti Bung Tomo yang berpidato meledak-ledak dan memekikkan takbir Allahu Akbar untuk berseru melawan penjajahan. Ribuan mujahidin menyambut seruannya dan bertempur hingga darah penghabisan.
Kita sudah tidak lagi meneladani Pak Natsir, pejabat yang bersahaja dan santun dalam menyapa. Ia berjuang ikhlas tanpa pamrih dan tidak mengharapkan mobil mewah. Pak Natsir rela berpakaian layaknya orang biasa dan kebanyakan. Nilai-nilai ini yang tidak ada ara pemimpin kita. Masih banyak lagi jiwa-jiwa patriot angkatan empat lima yang patut kita contoh. Mudah-mudahan, Indonesia mempunyai bibit-bibit yang akan mengharumkan bangsa ini.
Mencairkan adsense
Setelah empat tahun malang melintang di adsense, saya mencairkan Western Union di pegadaian di Jakarta sebesar kurang lebih 400 dollar. sebenarnya bapak suruh menahan dollar karena dollar lebih mahal. Saya pikir perekonomian Amerika sekarang ini tidak baik. Jadi tidak ada gunanya menyimpan dollar kalau nanti dollar akan terjun bebas. Amerika tidak sekuat tahun 1998, ketika dollar bisa naik 6 kali lipat dari rupiah. Meski perekonomian Indonesia belum bagus namun perekonomian Amerika ternyata lebih rusak lagi akibat krisis perumahan dan krisis perminyakan di Timur Tengah. Minyak sudah pernah menembus level 107 pada beberapa hari lalu.
Ternyata adsense benar-benar membayar kita jadi kita harus tetap berusaha untuk menambah uang melalui adsense. Mayoritas duit yang saya terima adalah dari artikel di hubpages. Hubpages memberikan uang yang banyak dari tempat manapun. Jika berminat anda bisa gabung disini.